Menschliches Wachstumshormon

Yeach !!! Aku Jadi Pilot !!!

Tidak seperti biasanya, hanggar : tempat dimana pesawat tempur beristirahat dan memarkir diri. Pagi itu ramai dengan celotehan anak-anak SDIT AL-KARIMA Pontianak, yang sedang menikmati suasana outing class nya.

”Om, kenapa ban pesawatnya di sanggah?”
”Biar pesawatnya nggak jalan-jalan, alias nggak bergerak sendiri.”

”Om, kenapa bagian depan pesawat dibuat runcing seperti pensil?”
”Biar pesawatnya bisa dengan mudah menembus udara, jadi pesawatnya bisa cepat melaju”

”Om, kursinya di pesawatnya kok cuma ada dua?
” Ohh..iya, namanya juga pesawat tempur, beda dengan pesawat penumpang. Itu kursinya untuk untuk guru dan muridnya. Tapi Berbeda dengan sekolah anak-anak. Biasanya kan gurunya di depan, muridnya di belakang. Nah…dalam pendidikan pilot di sini, Gurunya di belakang, sementara muridnya di depan. Dan belajarnya lansung di udara ” .

”Hmm…seru ya?!”

Dengan kepolosannya, anak-anak menanyakan segala sesuatu yang dilihatnya kepada salah satu instruktur yang mendampingi mereka.

Setelah puas mengamati setiap bagian pesawat tempur yang terparkir rapi hampir di setiap sudut hanggar. Satu persatu anak-anak diizinkan duduk di kursi pilot pesawat hock untuk berpose manis : pasang aksi sebagaimana pilot professional..he..he..

Bermacam-macam ekspresi terlihat di wajah mereka. Ada yang luar biasa senang. Karena ternyata sebelumnya ada yang belum sama sekali pernah naik pesawat. Nah, kali ini mereka bisa langsung menatap sekaligus menikmati kursi panas sang pilot. Pilot pesawar tempur. Wusssssssst……….

Eh ada yang ketakutan loh, seperti yang dialami Salsabila (siswi kelas 1), Ketika dipersilahkan naik dan duduk di kursi pilot, Salsa hampir menangis. Sepertinya Salsa“Fobia“ dengan ketinggian. Sebab pintu pesawatnya lumayan tinggi. Bahkan tingginya lebih dari 2 x tinggi badan Salsa. Jadi, untuk menaikinya harus dibantu dengan beberapa anak tangga.

Berbeda dengan Salsa, Ilyas (kelas III) justru merasa senang sekali bisa mengunjungi hannggar pesawat tempur, karena bisa menaiki pesawatnya, meskipun hanya beberapa saat. Karena ia bercita-cita menjadi seorang astronot, jadi saat duduk manis di kursi pilot, ia seolah-olah sedang mengarungi angkasa luar dan melihat planet-planet di sekitarnya. Wah, padahal pesawatnya hanya diam di tempat loh. Hmm… imajinasi Ilyas keren juga ya? ??. Semoga suatu saat nanti Allah mengabulkan cita-citanya. Amiiiiiiiin.

Time is over. 2 jam sudah pasukan cilik AL-KARIMA menikmati outing class di hanggar LANUD SUPADIO. Mereka pun segera menaiki bis yang akan membawanya pulang ke sekolah tercinta.

Hanggar LANUD. SUPADIO Pontianak
Rabu, 28 April 2010

Filed Under: SDM

Comments (1)

Abu Kembar

August 19th, 2010 at 3:54 am    


Aslkm webmaster:

Artikelnya akan lebih hidup jika ada tambhan foto-foto mereka. Bgm master…..?

Leave a reply

Name *

Mail *

Website